Turki Buru Bos Kripto yang Bawa Kabur Dana Nasabah Rp 29 T

Otoritas Turki akan mengeluarkan surat perintah internasional untuk menangkap dan mengekstradisi pendiri saham Crypto Thodex Faruk Fatih Ozer yang tiba-tiba menghilang.
Proses ini dimulai setelah Interpol Turki mengeluarkan pemberitahuan merah ke Faruk Fatih Ozer yang melarikan diri ke ibu kota Albania, Tirana dengan aset investor US $ 2 miliar, setara dengan Rp. 29 triliun (dengan asumsi Rp. 14.500), seperti dikutip Burket Daily News, Jumat (23/4/2021).

Pada tanggal 22 April 2021, otoritas Turki mengadakan 62 orang yang diduga terkait dengan pasar pembelian dan penjualan Thodex. Para tersangka ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan oleh otoritas Turki di delapan kota termasuk Istanbul. Polisi juga mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 16 orang lainnya.

Pada hari Rabu (21/4/2021), Thodex menangguhkan perdagangan dan pengeluh pengguna tidak dapat mengakses aset digital mereka di platform. Pengguna juga mengajukan klaim kriminal pada TheDex.

“Layanan akan tetap ditutup sementara selama sekitar lima hari kerja sampai transfer saham selesai, tetapi pengguna tidak perlu khawatir tentang investasi mereka,” Fatih Fatih Faraf Ozer, seperti dikutip setiap hari Sabah, Jumat (23/4/2021) .

Pengacara Abdullah Usame CAIR, yang telah mengajukan tuntutan pidana terhadap Ozer, telah mengajukan banding kepada pihak berwenang untuk merebut aset platform, termasuk rekening bank, saham, dan kepemilikan, lembaga Anadolu melaporkan.

Thodex dikabarkan memiliki 400.000 anggota, 391.000 dari mereka aktif dalam perdagangan. Menurut CoinmarketCap, volume perdagangan 24 jam di The THODEX adalah US $ 538 juta pada hari perdagangan terakhirnya.

Kantor Berita Turki Haberturk mengatakan Thodex berhenti berdagang setelah menjalankan kampanye promosi yang menjual dogecoin dengan diskon tetapi tidak mengizinkan investor menjual.

Thodex diposting di situsnya bahwa media “negatif” media tentang perusahaan itu tidak benar.